Selayang Pandang

Tank Indonesia dan negara sekitar

Scorpion90

Tank adalah salah satu arsenal yang paling penting dalam pertempuran darat dimana awal awalnya merupakan kendaraan tempur yang diharapkan dapat menjebol pertahanan statis/parit dalam perang dunia I yang pada saat itu amat sulit untuk ditembus.

Dalam Perang dunia II kepiawaian kendaraan tempur ini semakain  berkibar dan menjadi kekuatan kunci pada pertempuran di berbagai sektor,barat,timur bahkan afrika dengan konsep blizkreig dimana Tank menjadi unjung tombak serangan kemudian infantri mengikuti dari belakang,ini berbeda dengan konsep umumnya dimana infanteri sebagai ujung tombak lalu tank sebagai pendukung,namun jerman telah membuktikan kekuatan dan keefektifan monster darat.
3 kunci Keunggulannya; 1.Pelindung(armour) 2.Mobilitas 3.Daya hantam. Akan tetapi Produsen harus Pandai2 memadukan ke3 keunggulan ini,karena untuk saat sekarang ini sangat sulit memadukan ke3 keunggulan tadi. misalnya Tank yang di unggulkan mobilitasnya harus mengorbankan daya Lindungnya spt; Scorpion, dulu PzKpfw III menjadi kekuatan uama dalam Blizkreig jerman sangat unggul dalam mobilitas sehingga memberikan daya kejut bagi musuh akan tetapi daya kebalnya kurang, sebaliknya Tank yang diungulkan dalam hal perlindungan harus mengorbankan mobiliasnya contoh; Tiger Tank andalan jermanpada PD II dengan bobot 55 ton (tebal baja 10cm) hanya memiliki speed 38km/jam, daya hantam memang hebat, tapi daya kejut ternyata tidak

Indonesia saat ini juga memiliki beberapa jenis Tank yang berategori ringan,antara lain dari jenis Scorpion90,AMX-13 bagi TNI-AD dan PT-76 pada Marinir yang mana jumlahnya dan kualitas dan kuantitasnya sangat tidak sepadan pada zaman sekarang ini.

PT-76 adalah tank generasi tahun 50an buatan sovyet,yang mana pengadannya pada awal tahun 60an pada saat konflik Irian Barat dengan belanda.Tank ini sendiri memiliki berat 14 Ton berkemampuan amfibi dengan senjata utama kanon 76mm.  jumlah yang dibeli TNI pada awalnya 130 namun sekarang dibawah 30 unit.

AMX-13 juga dari generasi 50an, buatan prancis,terkenal setelah dipakai Israel dalam konflik Suez dengan Mesir,,dibeli indonesia juga pada tahun 60an untuk menghadapi belanda, mempunyai berat 13 ton dengan senjata mulai dari kanon 75 mm s/d 90mm, jumlah yang dibeli TNI totalnya 125 unit dan sampai saat ini masih dipakai TNI-AD padahal di negara asalnya telah di musiumkan dan dijadikan latihan tembak.

Scorpion90 adalah Tank ringan buatan Inggris dengan  berat hanya 8 ton, ini dimungkinkan karena terbuat dari campuran aluminium dan baja, sangkin ringannya dapat dipacu sampai kecepatan 80 Km/jam. Tank ini dari generasi 70an dan pengadaannya oleh TNI pada tahun 96 s/d 98 dengan jumlah 60 unit bagi tipe kanon dan 16 unit stormers(APV). namun sekarang kendala embargo menjadi masalah bagi Tank ini.

Kondisi diatas tadi jelas amat tidak ideal bila dibandingkan dengan luas wilayah dan jumlah rakyat yang amat besar, seharusnya indonesia paling tidak mempunyai 3000 tank dari berbagai jenis, atau idealnya 1000 Tank berkualitas disaat damai, terlepas dari alasan kepulauan dan hutan tropis. bandingkan dengan vietnam yang jauh lebih kecil, mereka memiliki + 2200 Tank dan diantaranya 300 T-72 buatan sovyet yang merupakan Tank tempur utama dengan berat diatas 40 ton.

Belum lagi dengan Israelnya asean (singapura) negeri batu karang seujung kuku itu memiliki 375 AMX-13 Kanon yang dibelinya dari Israel, 100 MBT centurion Inggris dan yang baru saja dibeli, Tank yang sangat ter-

kenal didunia; Leopard buatan Jerman sebanyak 66 unit. Tank ini merupakan Tank dengan kategori MBT beratnya sekita 55 ton dengan senjata utama kanon 120 mm, diyakini bila berhadapan dengan AMX-13,taksatupun AMX-13 dapat menembusnya,,butuh perjuangan keras bagi AMX-13 untuk dapat melumpuhkan Leopard. namun sebaliknya,dengan sekali hajar maka AMX-13 dapat langsung jadi rongsokan. mungkin dibutuhkan 10 AMX untuk melumpuhkan 1 Leopard.

Sedangkan Malaysia memiliki 26 Tank ringan Scorpion90 dan baru mendatangkan 48 MBT PT-91. tank ini ialah versi T-72 rakitan Polandia. Walaupun banyak mengundang pertanyaan kenapa malaysia berani mendatangkan MBT yang mempunyai berat 48 ton ini ke daerah tropis, namun mereka berargumen, bahwa apapun ceritanya MBT akan lebih unggul dalam pertempuran melawan Tank ringan, dan sistem track atau rantai akan menyebarkan/meratakan beban bukan pemusatan beban seperti pada sistem roda,hingga tank tidak amblas dipermukaan tanah,juga dengan memiliki MBT maka daya gentar akan lebih besar dalam suatu pertempuran.mungkin ini jugalah yang menyebabkan  malaysia bisa besar Kepala dan cendrung ofensif pada Indonesia yang mereka anggap lemah.

Sedangkan Tailand adalah pemakai Tank yang paling ideal dalam segi kualitas dan kuantitas untuk MBT mereka punya 178 M-60A3 Patton, 105 M-48 sisa amerika dalam perang Vietnam dan dari China mereka mengimpor 50 Type-69-II,sedangkan untuk Tank ringan mereka punya 106 M-8 Stinger buatan USA,dan 154 Scorpion 90. Ini dikarenakan Tahiland langsung mempunyai perbatasan darat dengan Vietnam,Kamboja,China,Malaysia dan Myanmar. Dengan lebarnya garis perbatasan dengan berbagai Negara mereka menganggap perlu memiliki banyak Tank yang handal untuk mengantisipasi segala kemungkinan terburuk.

Dan China sebagai Raksasa asia sejak lama telah mengembangkan beberapa model Tank yang banyak mereka Copy dari Sovyet (kini Rusia) pada umumnya dari T-62 dan T-72 yang mereka kembangkan menjadi Type series yang jumlahnya ditaksir mencapai ribuan unit

Selamat idul fitri 1429 H

mohon maaf lahir dan bathin

Pakaian adat mandailing

pasangan pengantin mandailing